Pada artikel maimelajah.com kali ini akan membahas mengenai “Cara mengembalikan Partisi Booting yang Terhapus di Windows 11“. Mungkin diantara kalian pernah mengalami kejadian di mana komputer atau laptop tiba-tiba menampilkan pesan “Boot Device Not Found“, “An Operating System Wasn’t Found“, atau langsung masuk ke layar Blue Screen (BIOS) saat dinyalakan?

Masalah ini seringkali disebabkan oleh partisi booting yang terhapus, baik karena kesalahan pada saat membersihkan disk, instalasi ulang yang gagal, kesalahan saat menghapus partisi, ataupun terjadi serangan malware. Pada sistem operasi Windows 11 yang menggunakan UEFI/GPT, partisi booting biasanya menggunakan format partisi EFI (EFI System Partition).

Jangan terburu-buru untuk melakukan install ulang Windows kalian! Kalian masih bisa menyelamatkan data dan sistem kalian dengan memperbaiki atau membuat ulang partisi booting yang hilang. Artikel ini akan memandu kalian langkah demi langkah untuk memperbaikinya.

Apa itu Oartisi Booting dan Mengapa Bisa Hilang?

Sebelum masuk ke tutorial, alangkah baiknya kita memahami dulu tentang partisi booting. Windows 11 dengan mode UEFI, partisinya bernama EFI System Partition (ESP). Fungsinya adalah menyimpan bootloader (file BCD – Boot Configuration Data) yang memberi tahu prosesor di mana lokasi windows 11 berada untuk dijalankan.

Penyebab partisi booting terhapus:

  1. Kesalahan saat install ulang: menghapus partisi yang salah di menu setup windows
  2. Penggunaan software pihak ketiga: penggunaan aplikasi manajemen partisi pada saat menghapus partisi, dan salah melakukan penghapusan.
  3. Serangan Virus/Ransomware: serangan ini biasanya dalam bentuk Malware yang dapat merusak sektor boot
  4. Instalasi dual-boot yang gagal: proses instalasa Linux atau OS lain yang overwrite bootloader Windows

Prasyarat Sebelum Memulai

Sebelum memperbaiki partisi booting, kalian memerlukan beberapa persiapan:

  1. Media Instalasi Windows 11 (Bootable USB): ini merupakan alat utama dan penting yang harus kita miliki. Jika belum punya kita bisa buat Windows 11 Bootable menggunakan Rufus atau Media Creation Tool resmi dari Microsoft
  2. Laptop/PC: komputer disini maksudnya untuk membuat bootable windows 11.
  3. Data Penting: sangat disarankan untuk melakukan pencadangan data terlebih dahulu jika kita masih bisa mengakses hard disk melalui mode Recovery

Langkah-Langkah Mengembalikan Partisi Booting yang Terhapus

Ada dua metode utama. Metode pertama adalah yang paling umum dan efektif untuk Windows 11 dengan partisi GPT

Metode 1: Membuat Ulang partisi EFI melalui Command Prompt

Metode ini menggunakan utilitas Diskpart dan BCDboot untuk membuat ulang partisi EFI yang hilang atau rusak.

Langkah 1: Boot dari USB Instalasi

  1. Masukkan USB Portable Windows 11 ke dalam komputer
  2. Nyalakan komputer, kalau partisi boot nya terhapus nanti akan masuk ke proses instalasi Windows 11
Setup Windows 11

Langkah 2: Masuk ke Command Prompt

  1. Setelah muncul logo Windows Setup, pilih bahasa dan klik next
  2. Kemudian pilih Repair my PC dan klik next
  3. Pilih Troubleshoot > Advanced Oprions > Command Prompt
Repair my PC
Advanced options

Langkah 3: Identifikasi Disk serta Partisi dan Seleksi Disk serta Pengecekan Partisi

Selanjutnya akan muncul tampilan Command Prompt, ketikan perintah berikut satu per satu dan tekan Enter:

  1. diskpart (untuk masuk ke utilitas manajemen disk)
  2. list disk (catat nomor disk tempat windows terinstal, biasanya Disk 0)
  3. select disk X (X ganti dengan nomor disk kalian)
  4. list partition (lihat apakah masih ada partisi bertipe System atau EFI yang berukuran sekitar 100/260Mb pada beberapa sistem).
    • Jika partisi EFI sudah ada tetapi rusak, kita bisa langsung melanjutkan ke perbaikan bootloader di Langkah 5.
    • Jika partisi EFI tidak ada, berarti partisi tersebut benar-benar terhapus. Kita akan membuat dari awal (langkah 4).

Langkah 4: Membuat Partisi EFI Baru (Jika Terhapus)

Jika partisi EFI terhapus, buatlah partisi baru dengan sisa ruang yang belum teralokasi. Pastikan kita telah memilih disk yang benar dan tidak menghapus partisi Data (C:) (pada langkah 3 memilih partisi)

  1. create partition efi size=100 (atau gunakan size=260 jika disk kalian masih besar)
  2. format quick fs=fat32 label="System"
  3. assign letter=S (memberi label drive “S” sementara)
  4. exit(untuk keluar dari diskpart)

Langkah 5: Memperbaiki Bootloader (BCDBoot)

Sekarang kita akan menyalin file booting ke partisi EFI yang baru.

Pertama, kita perlu mengetahui drive letter dari partisi Windows (tempat file Windows berada). Biasanya di Command Prompt recovery, drive C: sering berubah jadi D: ataupun selanjutnya. Coba navigasi dengan perintah: dir C dan seterusnya kalau tidak ada file Windows pada drive C

Setelah mengetahui drive Windows (misal D:), dan partisi EFI memiliki huruf S:, jalankan perintah ini:

  • bcdboot D:\Windows /s S: /f UEFI
    • D:\Windows: Lokasi folder Windows (sesuaikan)
    • /s S: Lokasi partisi EFI tujuan
    • /f UEFI: Menentukan firmware mode UEFI
  • Jika muncul pesan “Boot file successfully created“, maka berhasil

Langkah 6: Keluar dan Restart

Ketik exit untuk keluar dari Command Prompt. Klik Continue atau restart komputer dan cabut USB Bootable . Komputer kalian seharusnya bisa booting normal ke Windows 11

Metode 2: Menggunakan Fitur Startup Repair (Perbaikan Otomatis)

Jika metode manual di atas terasa terlalu teknis, kita bisa mencoba fitur otomatis. Namun, fitur ini tidak selalu berhasil jika partisi booting benar-benar terhapus total.

  1. Boot dari USB Bootable Windows 11
  2. Pilih Repair my PC
  3. Pilih Troubleshoot > Advanced Options > Startup Repair
  4. Pilih target operating system (Windows 11)
  5. Biarkan system melakukan diagnosa dan perbaikan otomatis

Jika Startup Repair berhasil, komputer akan restart dan masuk ke Windows. Jika gagal, gunakan Metode 1 diatas.

Penutup

Kehilangan partisi booting di Windows 11 bukanlah sebuah akhir dari segalanya. Dengan menggunakan media instalasi USB (Bootable Windows 11) dan Command Prompt, kita dapat membuat ulang partisi EFI yang hilang serta memperbaiki bootloader tanpa perlu harus kehilangan data atau melakukan instalasi ulang sistem operasi.

Apakah artikel ini membantu? bagikan pengalaman kalian di kolom komentar atau simpan artikel ini sebagai referensi jika suatu saat menghadapi masalah seperti ini. Terima Kasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini