Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart

Pada kesempatan kali ini maimelajah.com akan membahas artikel tentang Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart. Sebelumnya kita sudah mempelajari tentang logika dan algoritma komputer, selanjutnya bagaimana cara supaya logika dan algoritma yang telah kita buat bisa digambarkan dalam bentuk diagram? Model penulisan algoritma yang menggunakan bentuk penyusunan bangun ruang disebut dengan bagan alir atau flowchart.

Flowchart atau bagan alir merupakan bagan yang menunjukan aliran atau runtutan data yang terjadi dalam program secara logika. Flowchart juga bisa diartikan sebagai urutan proses kegiatan yang digambarkan dalam bentuk simbol atau notasi-notasi tersebut misalnya persegi, panah, oval, dll.

Fungsi Flowchart

1. Memastikan Program memiliki alurnya sendiri

Flowchart dapat membantu programmer untuk melihat alur atau pola ketika akan mem-build sebuah program/aplikasi. Dengan demikian dapat mencegah malfungsi/error yang terjadi pada program komputer yang sedang dibuat

2. Melihat keseluruhan program

Maksudnya disini flowchart membantu programmer dalam melihat rangkaian program secara keseluruhan. Hal ini akan memudahkan siapa pun untuk melihat rancangan suatu program.

3. Melihat proses dari sebuah program ketika dijalankan

Flowchart program dapat digunakan untuk melihat proses-proses yang akan terjadi ketika program dijalankan. Yang artinya anda dapat melihat penjelasan dari setiap proses di dalam program.

4. Pedoman dalam menyusun atau mengembangkan aplikasi

Fungsi flowchart program selanjutnya adalah menjadi pedoman dalam menyusun atau mengembangkan aplikasi. Hampir sama dengan fungsi flowchart pada umumnya, flowchart program juga dapat digunakan untuk melihat alur/tahapan proses sebuah program

Aturan Penyusunan Flowchart

  1. Penyusunan simbol flowchart dimulai dari atas ke bawah dan dimulai dari sebelah kiri dari suatu halaman
  2. Setiap proses dalam simbol harus dilengkapi dengan nama dan aktivitas kerja
  3. Alur bagan alir harus diawali dengan simbol start atau awal dan diakhiri dengan simbol end atau akhir
  4. Setiap proses harus memiliki input dan menghasilkan output
  5. Pemberian nama proses simbol flowchart sebaiknya menggunakan kata kerja seperti :
    • “Masukkan variabel A”
    • “Hasil = A+B”
  6. Masing-masing kegiatan di dalam bagan alir (flowchart) harus memiliki alur data proses secara rinci dan jelas
  7. Kegiatan yang terpotong yang akan disambung di tempat lain harus ditunjukkan dengan jelas menggunakan simbol penghubung

Lima Jenis Bagan Alir Flowchart

  1. Bagan alir sistem (system Flowchart) menjelaskan urutan setiap prosedur yang terdapat pada sistem
  2. Bagan alir dokumen (document flowchart) menunjukkan arah aliran data laporan dan formulir pada subprogram atau proses
  3. Bagan alir skematik (schematic flowchart) memiliki kemiripan dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan skema aliran data pada prosedur di dalam sistem
  4. Bagan alir program (program flowchart) berguna untuk melakukan analisis sistem dengan menggambarkan proses dalam suatu prosedur program
  5. Bagan alir proses (process flowchart) merupakan bagan yang sering digunakan dalam aliran proses pada teknik industri

Simbol Flowchart

Berikut jenis-jenis simbol flowchart

Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart

Contoh Flowchart

Contoh 1 :

Flowchart memposting berita di Facebook :

Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart

Contoh 2 :

Mengirim surat ke kantor pos :

Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart

Contoh 3 :

Flowchart makan :

Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart

Contoh 4 :

Menghitung luas segitiga :

Flowchart

Demikian penjelasan singkat mengenai Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart.

Ajunk Kalpa

-

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Pengertian Notasi dan Contoh Flowchart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: