Anak adalah ibarat kertas putih yang bersih dan belum ternodai oleh tulisan. Bagaimana karakter anak kelak ditentukan oleh tulisan apa yang ditaruh di kertas tersebut. Kekerasan pada anak akan menyebabkan anak menjadi orang tua yang memperlakukan hal yang sama pada anak sehingga diperlukan pemahaman yang mendalam tentang CHILD ABUSE. Maka dari itu maimelajah.com akan membahas materi tentang CHILD ABUSE

Definisi

  • Tindakan mencederai oleh seseorang terhadap orang lain (anak).
  • Child abuse dapat menimbulkan akibat yang panjang, seorang anak yang pernah mengalami kekerasan, dapat menjadi orang tua yang memperlakukan anaknya dengan cara yang sama
  • Pelecehan adalah cedera yang ditimbulkan dengan sengaja
  • Pengabaian adalah perawatan tidak adekuat atau pengacuhan oleh oraqng tua, gagal dalam melindungi anak
child abuse

Etiologi

  1. Masa kanak-kanak abuser : kira-kira 20% pelanggaran adalah diri mereka disalahgunakan ketikan anak-anak.
  2. Penyalahgunaan NAPZA : anak-anak dalam keluarga dengan penyalahgunaan alkohol hampir 4 kali lebih mungkin untuk dianiaya.
  3. Tekanan keluarga : disintegrasi keluarga inti atau sistem pendukung sistem. Ini juga dihubungkan dengan adanya penganiayaan saat hamil.
  4. Kekuatan sosial : suatu peningkatan gambaran kekerasan oleh media informasi dapat meningkatkan penganiayaan anak.
  5. Anak : pada anak-anak berisiko tinggi mengalami penganiayaan jika anak sangat rewel, anak cacat dan anak yang mempunyai penyakit kronis.
  6. Masalah ekonomi
  7. Pandangan yangkeliru tentang posisi anak dalam keluarga

Pengkajian

Saat abuse terjadi, penting bagi perawat untuk mendapatkan seluruh gambarannya, bicaralah dahulu dengan orang tua tanpa disertai anak, kemudian menginterview anak.

  1. Identifikasi orang tua yang memiliki anak yang ditempatkan di rumah orang lain atau saudaranya untuk beberapa waktu.
  2. Identifikasi adanya riwayat abuse pada orang tua di masa lalu, depresi, atau masalah psikiatrik.
  3. Identifikasi situasi krisis yang dapat menimbulkan abuse
  4. Identifikasi bayi atau anak yang memerlukan perawatan dengan ketergantungan tinggi (seperti prematur, bayi berat lahir rendah, intoleransi makanan, ketidakmampuan perkembangan, hiperaktif, dan gangguan kurang perhatian)
  5. Monitor reaksi orang tua observasi adanya rasa jijik, takut atau kecewa dengan jenis kelamin anak yang dilahirkan.
  6. Kaji pengetahuan orang tua tentang kebutuhan dasar anak dan perawatan anak.
  7. Kaji respon psikologis pada trauma
  8. Kaji keadekuatan dan adanya support system
  9. Situasi Keluarga

Unduh Materi

Materi lengkapnya dapat di unduh pada link berikut ini : CHILD ABUSE (Power Point)

Artikel SelanjutnyaAsuhan Keperawatan Bayi Baru Lahir
Salah satu Perawat di RSU yang ada di Bali dan Hobby suka Menulis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini