Komunikasi Dalam Jaringan (Daring)

Manusia adalah makhluk sosial. Secara naluriah, manusia membutuhkan cara berkomunikasi. Manusia sejak dilahirkan sudah bisa berkomunikasi, berkomunikasi lewat suara, maupun gerak. Seiring dengan perkembangan teknologi, bentuk komunikasi pun ikut berubah. Apabila pada awalnya komunikasi terbatas dilingkungan sendiri, sekarang ini jangkauan komunikasi setiap orang semakin luas. Faktor inilah yang membuka kemungkinan memperoleh sumber informasi baru dan memperluas lingkup interaksi dan diskusi. Maka dari itu maimelajah.com akan mencoba membahas materi tentang Komunikasi Dalam Jaringan (Daring). Ayo kita langsung aja lihat ulasan tentang Komunikasi Dalam Jaringan (Daring).

Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring Online)

  • Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk merubah sikap atau tingkah laku seseorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan. (Effendy, 2000 : 13)
  • Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi dari seseorang ke orang lain. (Handoko, 2002 : 30)  
  • Tidak ada kelompok yang dapat eksis tanpa Komunikasi : pentransferan makna di antara anggota-anggotanya. Hanya lewat pentransferan makna dari satu orang ke orang lain informasi dan gagasan dapat dihantarkan. Tetapi komunikasi itu lebih dari sekedar menanamkan makna tetapi harus juga dipahami (Robbins, 2002 : 310). Sehingga dapat kita simpulkan bahwa komunikasi merupakan proses penyampaian pikiran atau gagasan dari seseorang ke orang lain.  
  • Komunikasi Virtual atau Komunikasi Online adalah cara berkomunikasi dimana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan melalui cyberspace atau biasa disebut dunia maya. Komunikasi Virtual pada abad ini dapat ditemukan di mana saja serta kapan saja. Salah satu bentuk komunikasi virtual adalah pada penggunaan internet.  
  • Internet adalah media komunikasi yang cukup efektif dan efisien dengan menyediakan layanan fasilitas seperti web, chatting (mlR chat, Yahoo Masanger, Gtalk, dll), dan email, facebook, twitter. Begitu banyak fasilitas yang ditawarkan dalam dunia maya untuk melakukan komunikasi, dan keberadaanya semakin membuat manusia ketergantungan. Ketergantungan tersebut dapat dilihat pada maraknya penjualan ponsel dengan harga murah dan tawaran kelengkapan fasilitas untuk mengakses internet. Komunikasi virtual membuat manusia menyukai pola komunikasi yang menggunakan media daripada pola komunikasi tradisional yaitu tatap muka. Kesenangan akan komunikasi yang bermedia ini menimbulkan suatu komunitas baru yang disebut komunitas virtual.  
  • Istilah “Komunikasi Online” mengacu pada membaca, menulis, berbagi video kamera dan komunikasi melalui jaringan komputer.

Jenis-Jenis Komunikasi dalam Jaringan

A. Komunikasi Online ASynchronous

Komunikasi online tidak langsung atau asynchronous adalah komputer memediasi komunikasi secara tunda dimana orang-orang berkomunikasi dalam mode tertunda oleh komputer. Contohnya : email, forum, dan membaca dan menulis dokumen online

B. Komunikasi Online Synchronous

Komunikasi online secara langsung atau synchronous adalah mediasi komputer untuk melakukan komunikasi dalam waktu yang bersamaan. Contoh komunikasi Synchronous antara lain :

  • Text Chat, adalah sebuah feature, aplikasi atau program dalam jaringan internet untuk berkomunikasi dan bersosialisasi langsung antar sesama pemakai internet yang sedang online.
  • Video Audio, adalah merupakan teknologi untuk melakukan interaksi audio dan video secara real time antara pengguna di lokasi berbeda. Video Chatting biasanya dilakukan lewat perangkat komputer maupun tablet serta smartphone. Video Chatting dapat melibatkan point-to-point interaksi seperti FaceTime dan Skype atau interaksi multipoint seperti Google Hangouts.

Fungsi Komunikasi Daring

  1. Kendali : komunikasi bertindak untuk mengendalikan prilaku anggota dalam beberapa cara, setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh karyawan.
  2. Motivasi : Komunikasi membantu perkembangan motivasi dengan menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja jika di bawah standar.
  3. Pengungkapan Emosi : bagi banyak karyawan kelompok kerja mereka merupakan sumber utama untuk interaksi sosial, komunikasi yang terjadi di dalam kelompok itu merupakan mekanisme fundamental dengan mana anggota-anggota menunjukkan kekecewaan dan rasa puas mereka oleh karena itu komunikasi menyiarkan emosional dari perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.
  4. Informasi : komunikasi memberikan informasi yang diperlukan individu dan kelompok untu mengambil keputusan dengan meneruskan data guna mengenai dan menilai pilihan-pilihan alternatif (Robbins, 2002 : 310-311)

Penutup

Demikian penjelasan singkat mengenai Komunikasi Dalam Jaringan (Daring). Terima Kasih

Ajunk Kalpa

-

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: