Proses Pemantauan Pada Hemodinamik

Proses Pemantauan Pada Hemodinamik merupakan judul artikel yang akan maimelajah.com bahas pada kesempatan kali ini. Pemantauan hemodinamik adalah suatu pengukuran terhadap sistem kardiovaskuler yang dapat dilakukan baik invasif atau noninvasive. Pemantauan memberikan informasi mengenai keadaan pembuluh darah, jumlah darah dalam tubuh dan kemampuan jantung untuk memompakan darah.

Fungsi Jantung

  • Circulatory Function, berfungsi sebagai sirkulasi umum bersama pembuluh darah dan volume darah.
  • Cardiac Function, Termasuk myocardium, katup dan sistem konduksi.

Jantung terbagi menjadi 4 ruangan

  • Atrium kanan : menerima darah dari seluruh tubuh melalui Cava Superior dan Inferior.
  • Ventrikel kanan : menerima darah dari Atrium kanan dan memompa ke Paru-paru melalui Pulmonalis.
  • Atrium kiri : menerima darah dari Paru-paru melalui Pulmonalis.
  • Ventrikel kiri : menerima darah dari Atrium kiri dan memompa ke seluruh tubuh melalui Aorta.

Jantung mempunyai 2 jenis katup

  1. Katup Atrioventrikularis.
    • Katup AV kanan : antara Atrium dan Ventrikel kanan, mempunyai 3 katup disebut Tricuspid.
    • Katup AV kiri : antara Atrium dan Ventrikel kiri, mempunyai 2 katup disebut Bicuspid atau Mitral.
  2. Katup Semilunaris.
    • Katup Pulmonal : antara Ventrikel kanan dan Pulmonal
    • Katup Aorta : antara Ventrikel kiri dan Aorta

Peristiwa mekanis dari siklus jantung, yaitu systolic dan diastolic:

  1. Mid-Diastolic.
    Fase pengisian lambat ventrikel. Atrium dan ventrikel dalam keadaan istirahat. Darah dari Atrium mengalir secara pasif ke Ventrikel melalui katup AV yang terbuka. Katup semilunaris dalam keadaan tertutup.
  2. Diastolic-lanjut.
    Gelombang depolarisasi menyebar melalui Atrium dan berhenti sementara pada AV node. Otot Atrium berkontraksi memberi tambahan 20-30% pada isi Ventrikel.
  3. Systolic-awal.
    Depolarisasi menyebar dari AV node melalui berkas cabang menuju Ventrikel. Ketika Ventrikel mulai berkontraksi, tekanan didalam Ventrikel meningkat melebihi tekanan didalam Atrium, sehingga katup AV menutup dan terdengar sebagai bunyi jantung pertama. Tekanan Ventrikel terus meningkat, tetapi masih lebih rendah dari tekanan di pembuluh darah sistemik, sehingga katup semilunaris tetap tertutup.
  4. Systolic-lanjut.
    Segera setelah tekanan Ventrikel lebih tinggi dari tekanan didalam pembuluh darah maka katup Pulmonal dan Aorta akan terbuka sehingga terjadi ejeksi Ventrikel ke sirkulasi Pulmonal dan.Systemic.
  5. Diastolic-awal.
    Gelombang repolarisasi menyebar melalui myocardium Ventrikel, sehingga Ventrikel dalam keadaan istirahat. Pada saat otot-otot relaksasi maka tekanan didalam Ventrikel menurun sampai lebih rendah dari tekanan didalam pembuluh darah, sehingga katup Pulmonal dan Aorta menutup, yang terdengar sebagai bunyi jantung ke dua.

Unduh Materi

Terima kasih sudah mampir ke artikel Proses Pemantauan Pada Hemodinamik. Untuk materi lengkapnya dapat kalian Unduh pada link : pemantauan hemodinamik

Dexta

Salah satu Perawat di RSU yang ada di Bali dan Hobby suka Menulis

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: